Sekedar Ucapan Terima Kasih..

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh


“Maafkan aku ...bila hasratku keliru....
Sulut gairah jiwamu.....Ku yang dustakan cinta...”

Aku terharu saat membaca note di facebook seniorku, kebetulan beliau tag namaku di note tulisannya. Entah kenapa hati ini berontak seolah ingin meneriakkan rasa yang ada di dalamnya. Rasa yang seolah terpendam karena tekanan yang bisa jadi aku buat sendiri. Rasa yang lama seolah terbunuh realitas dan rasionalisasi yang aku alami dan lakukan. Terima kasih untuk Mas Hendry, Suhendry Cahya S. Psi, seniorku tersayayng di Psikologi Undip. I don’t know if we could meet again, but when it’s happenned, Alhamdulillah....I’ll be glad 
Namun terima kasih terbesar, sebuah pernyataan rasa syukur ingin kepersembahkan pada Sang Khalik, Sang Maha Segalanya, Allah Subhanallah wa Ta’ala. Terima kasih atas rahmat, hidayah, serta karunia dalam diri yang kecil namun kadang masih sombong dan lalai. Alhmadulillahirabbil ‘alamiin. Terima kasih telah Engkau anugerahkan akar yang kuat pada jiwa hamba, hingga menjadikan Iman ini tak pernah tercerabut dari tempatnya, tak pernah hilang harapan padamu, serta membuat hamba mampu berdiri setegar karang. Hidup ini hanya untuk-Mu ya Allah...
Terima kasih untuk Ibuku tercinta, Hj Fadliyah, yang hingga kini tak pernah lelah menemani, memberikan segalanya untuk anak sulungnya yang bandel namun cerdas ini  terima kasih atas doa dan kesabaran Ibu, mas Iwan sayang selalu sama Ibu. Tak lupa pula terima kasih untuk Alm Heru Subroto, Bapak tercinta, yang telah mengajarkan nilai-nilai yang tak luntur oleh godaan materi atau apapun, yang telah mengajarkanku betapa agung dan mulianya sebuah idealisme yang mampu bermanfaat bagi orang banyak. Matur nuwun pada kedua orang tuaku. Gimana pun juga tanpa orang tua aku nggak akan ada di dunia ini.
Terima kasih juga untuk adikku Rakhmad Agil Pradipta C. SE (Salon Sarjana Ekonomi). Yang telah menjadi sahabat kala tumbuh besar bersama di rumah, yang telah menemani dan menjaga Ibu sejak Bapak pergi hingga kini. Andai aku punya sesuatu yang bisa membalas semua itu. Terima kasih untuk kekasih tersayang, Asrining Tyas Handayani, yang dengan kesabaran telah menerimaku, celoteh dan curhatku, serta mengizinkan aku masuk dalam hidupmu
Terima kasih untuk seluruh sahabatku sejak SD hingga mahasiswa, Norman (sudah pulang dari Mesir bro? Gimana Al Azhar?), Adi (moga hepatitisnya semakin baik..), Awik (Yo opo kabare rek?), Koko (Wes duwe pacar ta?), Syaiful (Gimana Malang pak guru?), Arif (Sudah jadi MT-kah dirimu?), Bontel (Semoga betah di BPKP Bengkulu ya...), Yoga (Gimana kabare pak dokter?), Ipan (Jakarta aman pan?), Dian (Jadinya mo idup di Jkt ato Smg?), Ranti (Kamu cantik pake jilbab, ehem...) Sari (Masih jadi bu guru kan?) Dewo (Piye CPNS-mu?) Helmy (Denger-denger jadi pengusaha ya?) Uq cew (Udah tesis belum?) Ayu (Bu HRD gimana kabar?) Ika Nur (Jadi di JAPSI Undip ka?) Lita (Telp terakhir singkat amat?) Sista Mali (Kangen curhat ma sista...) Dan temen serta sahabat lain yang tak bisa disebutkan satu per satu. Terima kasih atas semuanya

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Diberdayakan oleh Blogger.