Sambal Goreng Ati with Onion ala Chef Rakhmad

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillah...makanan uda jadi.. Pertama kali masak sendiri di kos, biarpun semua pake bumbu instan hehe.. Mulai dari tepung bumbu instan, kecap, ampe saos sambel botolan, tapi yang penting rasanya tetep maknyus. Hmmm... maknyus...maknyus...maknyus


Oia, buat sebuah produk minuman, ga boleh protes ya kalo produknya ditayangkan dan “berperan” sebagai garnish.. Itung-itung promosi gratis kan...

Kami hanya iseng nulis, salah sendiri mau baca!!!!”
(^^)

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Merajut (kembali) Bintang di Gemerlapnya Belahan Langit

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Actually I wanna write several days ago, berhubung baru bisa kelakon sekarang, let’s start now. Tulisan kali ini memang agak sentimentil judulnya, bisa jadi nggak nyambung juga sih ntar ma isinya. Ya mau gimana lagi, judul kan harus “provokatif” (^^). Yang penting setelah baca isinya semoga bermanfaat aja, buat yang baca tentunya.
Kurang lebih setengah tahun yang lalu aku mendengar kata-kata mutiara seorang pemuda yang pada saat awal kemunculannya, menjelang akhir orde baru-nya Mbah Harto, menjadi sosok yang fenomenal sekaligus kontoversial, pemuda itu bernama Budiman Sudjatmiko, yang sekarang jadi politisi salah satu partai besar di Republik ini. He said (di TV tentunya) that “someone who pretend to be a star will get tired with his/her pretending, but star who act as a star will shine always”, ya kurang lebih gitu lah, terjemahan bebasnya kira-kira mengisahkan seseorang yang berpura-pura menjadi seorang bintang akan merasa lelah karena terus berpura-pura, namun seorang yang benar-benar bintang akan terus bersinar. Dahsyat kan? Karena kenyataan yang terjadi saat ini kita lebih memilih untuk menjadi “orang lain” yang diharapkan publik ketimbang menjadi diri sendiri. Tentu saja kalo mengutip kata-kata Mario Teguh, bila menjadi diri sendiri jadilah pribadi yang super, yang berusaha keras mencapai cita-cita, yang menghargai kepentingan orang lain, dan segala hal positif lainnya, karena hakekat manusia sesungguhnya adalah menjadi baik dan membaikkan.
Oke, berhubung udah mulai filosofis, kita cooling down dulu, setidaknya berusaha nyambungin dikit antara judul ma isi hehe. Prolog kali ini emang agak berat, sebenarnya masih tetap mencurahkan isi hati, however I’m in a new place here, banyak yang harus disesuaikan, apalagi rencana ini bisa dibilang mendadak. Bayangin aja 7 tahun aku di Semarang dengan segala warna n drama yang menemaniku, suddenly everything must be changed. Yeah...this is life, sometimes biarkan semuanya mengalir ke muara. And this is my life. Sejujurnya meski aku pernah menduga perpindahan ini bakal terjadi, aku nggak menduga bakal terjadi secepat ini. Aku pernah bicara ma sista melalui sms n facebook, cukup panjang, but pada akhirnya cukup klise, tetap karena ini hidupku, mungkin takdirku yang harus aku jalani.
Sampai saat ini aku masih merasa sedang berusaha beradaptasi lebih baik lagi agar bisa rukun dengan “rumah” baruku ini. Ada beberapa hal yang kadang membuat aku merindukan Semarang, tapi yang seperti itu segera masuk dalam arsip “kenangan”, gimana pun juga nggak baik terus-terusan hidup di masa lalu. All I have to do is looking forward, mungkin itu yang dilakukan Toyoda, putra mahkota perusahaan mobil TOYOTA yang saat ini mengalami banyak masalah karena ternyata mobil produksinya harus ditarik besar-besaran dari seluruh dunia. Yah.. just looking forward, n try to became a true star, not pretend as a star, cos you will get tired soon.

Kami hanya iseng nulis, salah sendiri mau baca!!!!”
(^^)

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Antara Semarang dan Tangerang

Assalamualaikum. wa rahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillah...setelah sekian lama nggak ngeblog akhirnya keturutan juga.
Setelah berbulan-bulan vakum plus on the move
dari Semarang yang ku cintai menuju Tangerang yang masih agak asing bagiku.
This is life.. sometimes we have to let it flow like a water
coz if we always hit the stream, we’ll get exhausted n could be drawn
Anyway untuk yang pertama terima kasih buat salah satu sahabat terbaikku, Isfana 
yang telah menginspirasi untuk kembali menulis, di blog khususnya.
Thanks a lot my sista, btw I’ve read ALL your blog (^^)

Oke, kembali ke judul..
Sometimes I feel...there’s nothing change here...
Kos-ku masih dekat dengan sebuah SMP Negeri...
Dekat banget dengan masjid... ampe adzan n iqamat-nya kedengeran tiap hari
Satu yang terpenting, kamarku dekat banget ma yang namanya genteng!
Genteng? Yuph! Kamar kos-ku ada di lantai dua, sama kaya di Semarang
It means tiap pagi aku bangun, genteng tetangga atau bapak kos yang aku lihat (^^)
But, I like stay close the rooftop (rooftop bener ga sih nulisnya gitu? )
Kalo tiap bangun dipagi-pagi buta nongkrong di rooftop
ditemenin qiro’ah juz ‘amma menjelang subuh dari masjid n semilir angin
sambil nyeruput kopi atau teh panas plus cemilan (pas lagi ada)
lalu melihat jingga di ufuk...rasanya itu loh...damai banget..

Kalo di facebook sih, mungkin ada gambar jempol n tulisan “like it” (^^)


However, mengutip tag line salah satu stasiun TV swasta...
Kami hanya iseng nulis, salah sendiri mau baca..
(^^)

Wassalamualaikum. wa rahmatullahi wa barakatuh
Diberdayakan oleh Blogger.