When Summer Rain doesn’t Come Anymore


Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Walau aku senyum bukan berarti... 
Aku s’lalu bahagia dalam hari..
Ada yang tak ada di hati ini..
Di jiwa ini... hampa.....
“Tuhan Beri Aku Cinta” By Ayushita

Bakda tahmid dan shalawat atas Rosulullah SAW….

Minggu ini aku terancam posting blog dua kali seminggu...sound amazing huh? No? Well thanks a lot. I wanna tell about a few story which is surrounding my mind. Susah ngerti ya? Pokoknya aku lagi pingin bikin posting baru. Itu aja. Oia, weather report for Jakarta today, this morning looks bright, summer rain or summer cloud which stays in Jakarta’s sky several days has gone. Alhamdulillah... apa pun itu, ini kan pemberian dan nikmat darinya (kesambet malekat Mikail).
Semalem aku mimpi agak aneh, dan itu cukup membuatku kepikiran, dan sebelum semua semakin ngaco, aku tegesin dulu, mimpinya sedikit ga “aneh-aneh” ko hehe... Hanya tentang keseharian, tapi ya itu tadi cukup bikin aku kepikiran, ampe bingung mulai nulis dari mana. Honestly, apa yang aku tulis di sini sebenarnya udah pernah aku bikin postingan di sini, tapi kayanya aku merasakan kegelisahan itu lagi, sehingga postingan kali ini salah satunya akan bercerita soal itu juga. Huff...maaf Gusti, untuk kali ini aku nggak ingin menghindari fitrah yang Kau berikan padaku sebagai manusia yang suka mengeluh. However trainer is human being. Oke full stop!
 Jadi ceritanya kemarin (29/7) aku pulang agak telat karena sebelum pulang aku plus trainer yang lain –note: kalo aku bilang trainer lain itu artinya para trainer IT, soalnya di kantor aku satu-satunya trainer SDM– meeting bareng tim marketing kantor. Dari beberapa hal yang dibahas, sempet juga diutarakan kalo di tahun ini target perusahaan telah tercapai di bulan Juli ini. (Yess! I do nothing but my friends help me to fulfill the target!!! Thanks pal Huahahahahaha) Huff…andai itu bener-benar ungkapan jujur dariku pasti saat ini hidupku bahagia banget. Sayangnya aku nggak bisa se-nista itu, aku justru mikir kalo tanpa aku, ato tepatnya tanpa divisi SDM target perusahaan bisa tercapai, terus ngapain aku di sini???
 I know that this division is still baby, masih seumuran jagung, masih belum settle, masih belum punya pasar, tapi jujur, aku merasa eksis kalo aku bermanfaat bagi orang lain, ada karya, kerjaan yang bisa aku lakukan di kantor, and it’s worthy. Aku jadi berpikir kira-kira apa sih pertimbangan big boss pertahanin aku? Padahal dulu banget ada temen yang hanya bertahan 3 bulan di kantor, untuk detil cerita udah aku tulis di sini. Terus terang aku nggak mau jadi deadwood, aku pingin bermanfaat bagi kantor, ada banyak PR dan mimpi yang ingin aku bangun. Mungkin aku harus merevisi beberapa rencana hidupku kembali. Bismillah….
 Lagi-lagi aku ingat posting pak Mario di fanpage-nya, he said:


Beliau benar, dan bila boleh menambahkan dengan sok tau aku ingin bilang kalo ingin mengeluh seperti itu –that we’re human being, not superman– lakukanlah, hanya saja lakukan di tempat dan waktu yang sesuai, boleh di kamar waktu sendirian, boleh setelah sholat dan sambil berdoa, setelah itu, ini yang terpenting



Karena pada dasarnya memang fitrah manusia untuk berkeluh kesah, Allah berfirman dalam Kitab-Nya, QS Al Ma´aarij (70): 19



See? Liat kata “manusia” di atas kan? Dan dalam surat lain Allah juga berfirman dalam Al Israa' (17): 70



“Makhluk yang sempurna”. Itu yang Allah katakana tentang manusia, artinya kita punya potensi yang luar biasa untuk memperbaiki dirui kita sendiri menjaadi semakin lebih baik lagi. So, kesimpulannya kita boleh saja mengeluh, bersedih, but setelah itu lakukan sesuatu, jangan cuma meratapi nasib. Buat aku, segala sesuatu itu lebih baik diletakkan sesuai kadarnya, seperti contoh di atas, kita boleh mengeluh, boleh sedih, bahkan boleh marah, tapi setelah itu yang terbaik adalah melakukan sesuatu untuk memperbaiki keluhan, kesedihan, ato kemarahan kita itu. Seperti kata Padi,


Well…mungkin ini posting dimana malaikat selalu menemani tiap aku ngetik kata-kata (biasanya ancur soalnya) tapi bukankah semua hal itu baik kalo sesuai kadarnya? Wallahu a’lam bi shawab
Luv u All, like before, now, and ever...

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Summer Rain


Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Apa kabarmu...setelah lama kita tak pernah jumpa
Banyak yang t’lah berubah...dan ku ingin dengar dari ceritamu..
                                                                   “Kembali” by Rossa

Bakda tahmid dan shalawat atas Rosulullah SAW….

Well, kalo Gun’s n Roses punya November Rain, yang kalo ga salah nyeritain tentang ujan di bulan November (hehe..sotoy yak?!) maka tentang-Rakhmad punya Summer Rain. Di posting ini aku pingin cerita tentang anomali cuaca di Indonesia yang hingga bulan Juli ini masih ada beberapa kali diguyur ujan, padahal di belahan dunia lain, saat ini adalah musim panas. Kalo nggak salah ampe beberapa tahun lalu pun, bulan Juli di Indonesia juga musim panas, ato yang juga dikenal sebagai musim kemarau. Namun di tahun 2010 ini ternyata ujan masih aja bandel mampir ke bumi Nusantara. Dan mereka itulah yang aku sebut sebagai Summer Rain.
Hari  Selasa 27 Juli 2010 Summner Rain terjadi kembali, khususnya di Jakarta, tempat aku tinggal beberapa waktu. Bahkan hujan mengguyur ibukota hampir sepanjang hari. Tanda-tandanya emang udah terlihat sejak pagi buta, sekitar jam 6 aku keluar kamar tapi ternyata matahari belum mo nongol, n pas ketika aku mo berangkat kerja jam setengah delapan, summer rain turun dengan kurang ajar lebatnya.

Dan seperti yang kita duga sodara-sodara hujan pagi membawa berbagai macam akibat bagi para pekerja dan karyawan (apaaa coba maksudnya?) maksudnya, ujan pagi-pagi tuh membuat udara semakin dingin, akibatnya jalanan licin trus perjalanan ke kantor semakin sulit lalu rasa malas menggoyahkan iman dan hasil akhirnya BOLOS KERJA. Yah...kurang lebih seperti itu. Sayangnya dengan kondisi kos-ku yang deket ma kantor, andai aku bolos kerja hanya gara-gara ujan, bisa digantung kebalik ma si bos besok. Yah..untunglah aku karyawan laknat yang baik, sehingga tak terbesit di benakku untuk bolos kerja (yang mo muntah dipersilahkan, tapi ntar bersihin sendiri ya)
Entah untuk ke berapa kali aku nulis kalo aku suka banget ma ujan di pagi hari, nggak hanya ujan, mendung aja, asal munculnya pagi hari aku udah seneng banget. Buatku, hari terasa indah ketika pagi masih tampak putih, jam menunjukkan jam 8 ato 9 pagi, tapi suasana layaknya menjelang maghrib. Jadi pingin tidur lagi menikmati hari di luar rumah, menghirup segarnya udara, sambil ngemil nasi uduk dua bungkus. Selain alasan aku ingin menikmati summer rain, sehingga milih tetep kerja dibanding bolos kerja, aku masih terngiang kata-kata pak Mario –Teguh– yang ngomong gini:


Super kan? *Nyengir sambil pamerin jempol kaki* Jadi biarpun hingga kini aku belum pegang kelas lagi, masih rajin duduk manis di depan kompie sendiri, Insya Allah aku nggak akan kehilangan semangat kerja, this is everlasting spirit, yang ada di postingan sebelumnya.

Aku sempet ngobrol dengan salah satu temen kantor tentang...umm.. kondisi di kantor. Honestly aku merasa ada beberapa keadaan di kantor yang sialan banget harus diperbaiki, dan ternyata Temen-Yang-Mo-Ngobrol-Tadi (Kita singkat aja TYMNTd) pada akhirnya malah curhat tentang keadaan tersebut. Menurutnya keadaan itu emang telah membudaya di kantor, dan dia berharap agar aku melakukan sesuatu, apalagi menurutnya sebagai orang psikologi aku pasti mampu...(jadi maluu)
Pertama kali ngedenger permintaannya, sebagai orang psikologi yang salah jalan, aku langsung tereak (dalam hati) “MONYET!!! LO PIKIR LO SAPA MINTA YANG ANEH-ANEH?” Nggak ding, becanda, aku nggak sebiadab itu, lebih biadab tepatnya 
Bukan-bukan... yang paragraf sebelumnya sepenuhnya becanda ko, andai aku seperti itu, bisa-bisa dapat tamparan combo dari duo maia malekat Rokib & Atid di pundak kanan kiriku. Aku langsung terdiam ngedenger curhatan TYMNTd, sambil mikir kira-kira langkah apa yang bisa aku lakukan untuk memperbaiki kantorku. Tapi di sisi lain aku juga bisa mengerti kenapa TYMNTd merasa udah nggak cocok lagi ma temen yang laen di kantor plus my big boss, mungkin sebenarnya itu adalah akumulasi kekecewaan dia selama ini, yang merasa tidak diperlakukan secara adil, dan kurang dihargai, ditambah lagi temen-temen kantor nggak ada yang bisa mampu mengikuti ritme kerja dia yang punya motivasi berprestasi tinggi (Sejujurnya kalimat barusan aku riset dan alami sendiri di kantor, bukan hanya percaya dari satu sumber)

Well, terus terang sebagai trainer yang nantinya akan memberikan banyak materi softskill seperti leadership, teamwork, komunikasi efektif dan lain sebagainya, membuat aku berpikir seperti ini, apa pantas aku memberikan materi seperti itu ke berbagai perusahaan ato instansi lain sementara kantorku sendiri bukan sebuah organisasi yang perfect? Gampangnya gini, misalkan aku memberikan materi teamwork ma instansi lain, materi tentang soliditas tim, kerja sama dan koordinasi efektif. Tapi ketika melihat kondisi kantorku, ternyata teamwork itu nggak ada, nggak jadi budaya organisasi kami. Artinya aku bo’ong dong? Bullshit banget aku koar-koar soal teamwork tapi ternyata tempat aku bernaung nothing, iya nggak?

Tapi andaikan aku ngomong tentang teamwork ke seluruh kantor, aku juga mikir siapa aku? Kalo aku big boss mungkin pasti didengerin, tapi kondisiku sebagai-anak baru-yang-belum-pernah-dapat-klien membuat aku harus merubah strategi agar mereka bisa terima yang aku ingin. Toh keinginanku bukan demi kepentingan pribadi, tapi demi kepentingan kantor, demi kepentingan kita semua, demi gaji dan bonus yang kita dapatkan. bersama. Kayaknya kondisi temen kantorku yang kaya gini pernah aku ceritain di sini deh. 
Maaf ya temans, bukan pingin membongkar borok kita, bukan aku hanya percaya pada TYMNTd, tapi aku udah alamin sendiri, selain itu aku masih percaya bahwa kita tetep bisa sukses dan berhasil lebih baik andai kita mau lebih giat memperbaiki diri. Aku percaya kalian pasti bisa dan mampu. Tapi sampai kalian bisa sadar sendiri, aku akan “memaksa” anda-anda semua dengan berbagai cara baik yang elegan maupun licik agar memperbaiki diri ke arah yang Insya Allah lebih baik. Dan kita akan sama-sama memperbaiki diri demi kesuksesan kita dan kantor. I hope all of u could be understand. Karena, ya itu tadi, seperti kata pak Mario di atas,


 Wallahu a’lam bi shawab

Luv u All, like before, now, and ever...

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Everlasting Spirit

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Bakda tahmid dan shalawat atas Rosulullah SAW….

Posting kali ini judulnya agak pelit sederhana, cuma 2 kata, yup “Everlasting Spirit” means “Semangat yang Tak Pernah Padam”. Kalimat ini menggambarkan kondisiku saat ini (yah…mo gimana lagi blog ini emang “tentang Rakhmad”) 
Kemarin aku blogwalking n mendapati blog seniorku pas kuliah di Psikologi Undip, she’s CatastrovaPrima. Blognya bagus, secara beliau adalah penulis, jadi isi blognya mulai dari puisi, cerpen, padahal as long as I know, semua inspirasinya adalah keseharian dia aja. Bayangin aja dari kesehariannya, baik itu di kampus, ama temen, ato bahkan ama pacar bisa dijadiin cerpen ato puisi ma si mbak, emang edan muanteb dia. Ato, blog sang master, Pariman Siregar dan co-foundernya dalam Quantum Motivasi, Wahyu Septiarki. Dua juniorku –dulu– pas di kampus kini membuat blog yang isinya artikel-artikel tentang motivasi ato pengembangan diri. Luar binasa biasa emang mereka. Honestly….kadang aku mikir pake dengkul kalo kayanya dari segi content, blog biadab ini belum berbobot seperti punya mereka, dari segi tampilan belum sekeren blogger-blogger ngetop di dunia maya, Raditya Dika, Benazio, Ndoro Kakung, (ayo… sapa lagi yang belum disebutin acungkan jari kaki) en laen-laen. Tapi ya inilah “Tentang-Rakhmad”. Aku hanya pingin nulis dan berbagi keseharianku dengan sapa aja yang kurang kerjaan sampe pingin baca blog ini, ambillah yang baik bagi temen-temen dari blog ini, lalu kalo kurang sesuai monggo ditinggalkan. That’s All 
Oya, satu lagi yang mungkin aku ga boleh lupa, mulai dari Kahlil Gibran, sang penyair legendaris hingga Jean Paul Sartre, filsuf Eksistensialis asal Prancis, menulis semacam catatan harian yang dikemudian hari digunakan banyak orang sebagai “puisi” dari Kahlil Gibran atau “Inti Ajaran” dari Sartre, Ya saudaraku, Pemikiran-pemikiran Eksistensialisme ala Sartre atau puisi-puisi legenda milik Gibran dimulai dari “catatan harian” yang saat ini kita bilang BLOG.
Oke…ngelanturnya cukup satu halaman aja.. sekarang kembali ke judul, ceritanya, hmmff! Aku ngomongin my job (I know…postingan terakhir juga tentang kerjaan.. beginilah nasib single fighter) Well, mungkin ada baiknya aku cerita dari awal mumpung baru aja kesambet dapet insight. Ketika pertama aku masuk Sciencom sebagai trainer a.k.a instruktur di bidang SDM, aku berharap lembaga ini adalah tempat aku belajar banyak, apalagi aku baru pindah dari daerah ke kawasan ibukota Jakarta yang kata infotainment banyak orang itu kejam (Alhamdulillah sekitar setenagh tahun aku di sini aku merasa kalo Jakarta ndak kejam ama aku)
Aku juga berharap ada trainer senior di kantor yang bisa jadi mentorku kelak. Then.. aku harus mengerti kalo, kantorku ini berniat membuka lahan baru di bidang SDM setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia IT. Itu artinya kami harus cari atau mungkin tepatnya buka pasar baru agar divisi SDM bisa laku kaya IT. Nah karena baru buka pasar baru, otomatis pendapatan divisi ini nol, sebaliknya butuh modal agar cashflow. Bingung ya? Hehe..aku bisa mengerti, aku juga lebih bingung iya (????) 

Oke aku pelan-pelan deh. Nah karena membutuhkan modal maka perusahaan ini mencari trainer muda, yang kompeten, dan berpengalaman, plus (ehem) mau dibayar sangat murah (kata beberapa sumber yang ga mo disebutkan namanya hehe..). That means, pas aku masuk, seniorku “hanya” berbeda umur setaun ato maksimal dua tahun dariku. Sekali lagi keinginanku untuk belajar pada yang lebih expert harus tertunda. *Sigh*
Sori, aku nda bermaksud menentang atau nda menghargai keputusan kantor. Pun demikian ma sang senior, aku nda bermaksud meremehkan kemampuan dan pengalaman anda, namun kenyataannya sudah aku jelaskan di postingan ini. However this is only true story. Dan karena kenyataan itu aku harus siap dan lebih tough. I pray to Allah for this and Thanks to Him coz make me feel that this condition is challenge for me not a disaster, Alhamdulillah.
 
N setelah hampir empat bulan bekerja, ada beberapa hal yang terjadi, kayanya udah aku ceritain di beberapa posting kaya di sini, di sono, n kayanya di situ juga ada. Hanya yang terbaru adalah aku menyadari kalo… mungkin ritme dan semangat kerjaku belum bisa match ma beberapa temen, sehingga pada akhirnya aku harus mikir gimana cara memberikan reinforcement ke mereka biar bisa enak bekerja buatku denganku. Kenapa harus match? Karena honestly, the employee of this office tend to work by themselves, I mean, the 100% of coordination, compromise, and team work haven’t been a culture of company. Kalo mo dijelasin per perilaku sebenernya banyak, tapi ko aku merasa membuka rahasia perusahaan. Bisa diharuskan cepet angkat kaki aku hehe… Bukannya takut si, hanya saja kalaupun aku harus meninggalkan kantor ini kelak (‘n it could be someday) aku pingin memberikan kenangan buruk dan manfaat yang terbaik dulu bagi Sciencom, dalam bidang apapun itu. Secara aku kan trainer sesat
Oya, ngomong-ngomong manfaat, aku ambil dari sini, Hadist Nabi tentang sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya


Dan itulah menurut aku Everlasting Spirit.Wallahu a’lam bi shawab

Luv u All, like before, now, and ever...

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Mo Curcol Dikit Yah….


Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin.. Matur nuwun Gusti... Terima Kasih Ya Allah.. atas semua nikmat yang Engkau berikan pada Hamba-Mu ini Muchas gracias (^^) Shalawat dan salam juga semoga selalu tercurah pada Rosulullah, sang cahaya dan roh zaman bagi umatnya. 

Alhamdulillah juga karena maag-ku langsung lenyap beberapa saat setelah minum promag (buat pemilik merk, promosi ini ndak gratis sebenarnya, tapi karena obatnya cukup manjur okelah digratisin kali ini) 
Eniwei, hari ini my boss is absent (YESS!!!), padahal mo aku ajakin meeting ma big boss soal rencana divisi SDM kantor ini. Umm..yawda daripada tertunda lagi, lebih baik ntar ku ngomong deh ma pak big boss. Tapi sebelumnya bikin posting dulu kali yaa… 
Well, wiken kali ini berasa sangat cepat berlalu, apalagi kemarin Sabtu aku harus ngapelin rumah sakit lagi buat kontrol TB untuk yang kesekian kali, honestly I was glad before, I think yesterday was the last control. But I have to realized that I must continue my lungs theraphy for next three month 
 Huff… yah, aku juga agak kaget tadinya, karena aku berharap aku udah nggak minum obat lagi nantinya, trus ga perlu bikin schedule bwat kontrol per bulannya, ga perlu nyisihin duit gaji buat bayar obat (yah…pegawe baru belum dapet jamsostek hehe), tapi ternyata takdir berkehendak lain. Yowis..yang penting aku sehat 100% aja. Satu lagi, mungkin sedikit nggak nyambung ma yang tadi, tapi aku harap event depkes tanggal 5 -8 Agustus besok deal ya Gusti… aku udah mulai capek di depan kompie terus, butuh suasana kerja yang baru, di depan kelas, apalagi event menko ekuin sebelumnya gagal kita handle (sori curcol…emang judulnya itu kan???). Wallahu a’lam bi shawab

Luv u All, like before, now, and ever...

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Langit Putih Kelabu nan Mendamaikan


Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin.. Matur nuwun Gusti... Terima Kasih Ya Allah.. atas semua nikmat yang Engkau berikan pada Hamba-Mu ini Muchas gracias (^^) Shalawat dan salam juga semoga selalu tercurah pada Rosulullah, sang cahaya dan roh zaman bagi umatnya. 

Waktu posting ini diketik, Jakarta masih tertutup awan putih kelabu, malah aku harus berangkat kantor dengan diiringi tetesan hujan sialan dan nuansa pagi yang masih terlihat agak gelap. However…like I said in previous post, I love d morning rain, at least the cloudy morning. Bikin pingin tidur lagi hati adem, damai, n feel comfort. Malah sempet aku tulis di pesbuk ma twitter.

Hmm…now what? Ada beberapa hal yang pingin aku share di sini, soal kerjaan?? (kerjaan mulu ya?) ga papalah, dikit ini, toh aku juga tetep bersyukur pada Allah atas semuanya. Gimana ga harus bersyukur? Hampir empat bulan aku ngantor di Wisma Kodel, belum naek gaji ada kelas lagi, huff.. frankly it’s super duper boring buanget! Aku merasa habitatku bukan depan komputer terus-terusan, aku ingin lebih banyak waktu di hutan depan kelas, depan peserta, atau di lapangan sambil out bound or do some games n exercise. Aku bahkan sempet memaksa temen-temen marketing buat bawa aku ke tempat klien yang cantik, buat kenalan, buat ngobrol ma mereka hanya saja belum ada yang nyantol… (sabar toh nang…) Insya Allah aku sabar, makanya aku masih bersyukur ma Allah… dalam kondisi seperti ini temen-temen marketing –apalagi yang tua senior– tetep keukeuh tanpa kenal lelah mencari klien lain, malah ada yang merencanakan training di Batam n Singapur!! Oh… my marketing friends.. You’re sooo kain kind person. Terima kasih buat semuanya. Moga kita tetep bisa terus bekerja sama dengan semakin baik.. 
Terus…Oia, aku uda tes lab lagi buat periksain perkembangan penyakit TB-ku. Hasilnya Alhamdulillah..buat tes dahaknya semuanya negatif, artinya sudah nda ada bakteri lagi yang brani-brani berdomisili dan hidup di paru-paruku, pada modar mati semua Whuahahahahahaha *ketawa buto ijo*
I’m sorry dude my lungs isn’t good place for live so get out from there :p terus kalo hasil ronsen, katanya sih nggak da perkembangan yang signifikan dari sebelumnya, tapi dari 3x ronsen, pada ronsen yang kedua ada perkembangan yang signifikan banget dibanding ronsen yang pertama, jadi buat aku hasil ini udah cukup menggembirakan.

Well… apalagi ya? Yah..kalo mengutip slogan sebuah iklan, life is never flat. Yang penting dinikmati aja, disyukuri dengan penuh kenikmatan (sori kesambet malekat Jibril) Untuk kesekian kali mungkin aku munculkan ayat ini, Ibrahim (14:7), yah..just remind.. Andri Wongso pernah bilang, motivasi kalo nggak sering-sering bisa luntur, sama seperti kalo kita mandi, kesegarannya akan hilang kalo kita nggak mandi lagi sesering mungkin. Pun begitu dengan ajaran agama, kalo nggak sering-sering inget ato diingetin, bisa “lenyap” begitu aja (kesambet malekat Jibril ditambah Mikail)



Wallahu a’lam bi shawab

Luv u All, like before, now, and ever...

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh


Belajar dari Sang Juara Dunia

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin.. Matur nuwun Gusti... Terima Kasih Ya Allah.. atas semua nikmat yang Engkau berikan pada Hamba-Mu ini Muchas gracias (^^) Shalawat dan salam juga semoga selalu tercurah pada Rosulullah, sang cahaya dan roh zaman bagi umatnya. 

Huff…hari ini ada sedikit peristiwa yang sempet bikin aku down. Alhamdulillah aku lebih memilih banyak berdoa ma Allah.. hasilnya, He make me calm down with His Elegant Way… Subhanallah... Alhamdulillah Gusti… Muchas Gracias Oh Lord... Oya, terima kasih juga buat Master Pariman yang lagi insaf ngetag aku di note terbarunya. Semoga suatu saat kita bisa bertemu dalam suatu event besar dan sepanggung (^^) (jadi merinding sendiri ngebayangin saat itu terjadi )
Well…sebenernya judul ini baru kepikiran justru ketika paragraph ini akan diketik (kebiasaan penulis amatir, ngetik buanyak dulu…judul belakangan hehe..) ceritanya, aku lagi menganalogikan apa yang baru aku alami dengan jalan takdir Spanyol yang baru dini hari tadi resmi sebagai juara dunia baru Piala Dunia 2010. Oke, daripada bingung ato eneg mbaca tulisan di atas, izinkan aku bercerita dikit tentang perjalanan Spanyol di Afsel n kenapa judul posting kali ini seperti itu. Please enjoy…


Bagi pendukung tim Matador –julukan tim Spanyol– foto di atas menggambarkan banyak hal. Kegembiraan, puas, hepi (apa bedanya ma gembira ya?) mungkin juga bangga karena tim jagoannya menang di turnamen terakbar di dunia –ya, konon Piala Dunia (PD) sepak bola adalah event dengan penonton terbanyak di seluruh dunia, melebihi Olimpade yang notabene lebih tua– namun bagi pendukung kesebelasan lain –apalagi yang mendukung tim Belanda– foto di atas adalah representasi sakit hati atas kekalahan sang kumpeni. Bagaimana tidak, selama sekitar 117 menit pertandingan berlangsung, Belanda mampu menahan imbang Spanyol yang turun gelanggang dengan seluruh fantasista-nya, buat yang ga tau apa itu fantasista, kasihan deh lo! pasti langsung paham jika aku sebutkan nama-nama ini, ada Xavi Hernandes, Xabi Alonso, Cesc Fabregas, hingga pahlawan kemenangan Spanyol, Andres Iniesta. Ya! Spanyol beruntung punya talenta-talenta besar seperti mereka. Di pihak lain, Meneer van Marwijk “hanya” punya Weshley Sneijder dan Arjen Robben, ato kalo lagi beruntung bisa memainkan Ravael van der Vaart. Ga adil yah?? This is football mas.. Hasilnya tentu saja bisa ditebak, sepanjang pertandingan Spanyol mendominasi laga dengan ball-possesion yang yahud banget –mirip Milan waktu ada Kaka dan Sheva.. (hikz..derita milanisti yang merindukan Kaka)  – maka tak heran kalo sebenarnya gol hanya tinggal tunggu momentum.

Holland oh Holland… Robben oh Robben… kalo ada pemain Belanda yang paling merasa bersalah atas kebodohannya mungkin pemain botak asal Muenchen inilah pemain tersebut. Dua kali berhadapan one-on-one dengan Casillas –kiper Spanyol– dua kali pula ia gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi gol. Memang kekalahan Belanda bukan mutlak karena kebodohan Robben, bagaimana pun juga Casillas bukan kiper kemarin sore, ia adalah pemegang rekor kiper termuda (19 tahun) yang pernah menjuarai Liga Champions Eropa saat Real Madrid juara pada tahun 2000, pada tahun yang sama ia memulai debutnya di tim senior Spanyol. Sepuluh tahun berlalu, peran Casillas makin tak tergantikan, kendati Spanyol juga memiliki stok kiper melimpah macam Pepe Reina ataupun Victor Valdes.

Yah... kalo dirunut secara individu mah Spanyol juga ga ada matinya, apalagi kalo dibandingin ma timnas PSSI, eh, sori kesebut…. Ga bermaksud buruk ko..
Malah sebenarnya kita bisa belajar banyak dari kemenangan Spanyol di Afsel. Bayangin aja, berstatus sebagai unggulan pertama jauh sejak Piala Dunia belum digelar. Spanyol harus menanggung malu di pertandingan pertama gara-gara ditundukkan Swiss, tim semenjana, meski hanya 1-0. Akibat dari kekalahan tersebut, Casillas dan kawan-kawan mendapatkan tekanan berlebih di partai selanjutnya agar tidak segera pulang awal karena tersingkir di fase grup. Nyatanya, La Furia Roja –julukan Spanyol– tidak ambil pusing dengan tekanan tersebut dan melaju hingga partai puncak bahkan berhasil mengangkat trofi piala dunia untuk yang pertama kalinya. Prestasi ini bahkan memutus mitos selama 32 tahun, dimana sang juara piala dunia adalah tim yang bahkan di babak penyisihan tak pernah sekalipun menderita kekalahan. 

Yah… rasanya mental juara para matador-matador Andalusia itulah yang harus kita miliki, bukan cuma di dunia sepak bola tapi juga di berbagai bidang kehidupan. Siapa pun tau kalo sang juara bukan pribadi yang mirip krupuk, yang akan melempem bila terkena air, sang juara adalah karang yang tetap tegar di laut dihempas ombak bertubi-tubi dari kanan, kiri, atas, bawah, depan maupun belakang. MERDEKA!
Selain soal belajar dari kemenangan Spanyol atas kompeni, ada satu hal yang cukup menarik perhatianku, baru aja aku browse tentang presiden yang ngadain nonton bareng piala dunia di Cikeas, akibatnya ternyata mantab gilanya. Entah apa karena lelah setelah begadang ato nggak terbiasa begadang, beberapa pejabat ampe wakil rakyat terlihat ngantuk dan beberapa kali memejamkan mata di sela-sela aktivitas mereka. Kalo anggota DPR banyak yang nggak hadir rapat paripurna hingga bikin Ketua DPR jengkel (naudzubillah min dzalik), maka para menteri plus Kapolri sedikit lebih baik dengan menghadiri rapat bareng presiden meski dengan beberapa kali menguap dan mata kriyip-kriyip. Malah yang bikin eneg dan mo muntah adalah ucapan ketua DPR di Redaksi Pagi Trans7 tadi pagi yang meminta agar masyarakat maklum dengan kondisi tersebut dikarenakan banyak anggota DPR yang tidak terbiasa begadang. Lah??? Kayanya ada yang aneh ya? Kalo menurut aku si, kalo emang nggak kuat begadang demi nonton final Piala Dunia, ya nggak usah nonton dooong…daripada kinerja dan aktifitas terganggu…iya tak???? Buat yang pingin tahu kelakuan petakilan para wakil rakyat bisa liat di sini, untuk tingkah polah menteri n kapolri cek di sini.

Yah…. Sodara-sodaraku… inilah Negara kita tercinta. Wallahu a’lam bi shawab

Luv u All, like before, now, and ever...

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Bersabar dalam Kegelisahan demi Sebuah Mimpi


Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin.. Matur nuwun Gusti... Terima Kasih Ya Allah.. atas semua nikmat yang Engkau berikan pada Hamba-Mu ini Muchas gracias (^^)..Shalawat dan salam juga semoga selalu tercurah pada Rosulullah, sang cahaya dan roh zaman bagi umatnya. 

Well, seperti opening yang biasa dilakukan para blogger tiap posting blog, “maaf uda lama ngga posting... (^^)”. Kayanya sekarang ini aku emang baru bisa posting blog seminggu sekali. Padahal pinginnya sih tiap kesambet setan ada inspirasi ato insight tentang berbagai hal aku tulis di blog. Sayangnya, waktu dan rasa males –untuk yang kesekian kali– telah mengalahkan motivasiku yang luhur untuk nulis. Padahal hampir tiap hari di sela-sela waktu kerja di kantor aku nyuri-nyuri blogwalking (blogwalking = liat-liat ato baca blog-blog orang laen, sejujurnya aku juga baru tahu ada istilah kaya gitu hehe), oke, nggak sepenuhnya blogwalking si, cuma ngubek-ubek blog lucu n kreatif seorang mahasiswa berumur 20 tahunan bernama Benazio, yah...blognya keren n dari situ aku belajar untuk meningkatkan skill blogging-ku (ada ga sih blogging skill?)

Eniwei... hari ni aku mo cerita tentang kerjaan kemaren (8/7), setelah berhari-hari berada di depan meja tiap ngantor, akhirnya aku bisa keluar kantor untuk survey, ceritanya demi meng-gol-kan proyek out bound sebuah kementerian, aku n beberarapa teman kantor, sebut saja A, B, C, (iya aku tau, aku ga kreatip, puas? :D) Ceritanya kita survey beberapa hotel di kawasan Puncak dan sekitarnya. Lumayan...jalan-jalan gratis hehehe... sayangnya kita nggak sempet narsis dan ngeksis di depan kamera karena satu dan lain hal (ato mungkin pada jaim ya?) yah begini ini nasib kalo kerja ma yang udah berumur berumah tangga huehehehehehe.....



Oya, di postingan kali ini aku mo coba sesuatu yang baru, ilmu baru sih tepatnya. Cekidot…



Jreng…jreng…. Oke, aku tau yang barusan liat pasti mungkin kecewa –ato malah keselek n muntah?– dengan munculnya foto sok cool-kas di atas. Demi kemaslahatan umat, aku kasih tau kalo aku nyoba bikin spoiler di blog. Alhamdulillah berhasil (^^) Yah..this is it, ini ilmu baru dari mas Benazio a.k.a Bena. Thanks ya bro infonya.

Then, masih cerita soal puncak, pas makan siang –ato lebih tepatnya makan sore– kita mampir di sebuah warung sate, hmm..sound great huh? hehe... terus salah seorang teman menunjuk pada sosok yang sering kita liat di TV, ouw..rupanya ada yang sedang mujur apes ketemu ma mas Rakhmad hehe.. setelah kasak-kusuk ga jelas ma temen-temen, diambil kesimpulan kalo “yang ditunjuk”adalah salah satu ketua umum partai besar di negeri ini, Umm...disebutin namanya ga ya...Masak aku bilang kalo aku tidak beruntung ketemu Anas Urbaningrum? Ga seru ntar, lebih baik ga usah ya...itung-itung biar pada penasaran (^^) 

Oke, ini pengakuanku, sebenarnya aku ga tlalu peduli n merasa ga penting juga cerita kalo aku ketemu petinggi partai pemerintah tersebut kok aku malah nyebut mulu ya? Hanya saja aku mo berbagi hasil observasiku terhadap “subjek” istimewa tersebut. Maklum jebolan psikologi, jadi bahasanya agak psikologis hehe... sori belagu dikit.

Ternyata si-mas-ketua-umum-partai-besar –demi kemaslahatan umat juga, kita singkat SMKUPB– emang kaya yang di tipi-tipi, ganteeeng...loh? ups sori, lebih tepatnya gantengan aku. Yang tampak adalah dia emang irit ngomong, terlihat cool-kas, dan cenderung ga banyak tingkah. Bayangin aja pas pesanan makanan tiba, dia ga melakukan apa-apa –ga tau juga kalo ngelirik makanannya, kita liat dari belakang dia sih– semuanya diurusin asisten ato apalah itu namanya, mulai ambilin piring, sendok, n mungkin nasi juga kali ya..tapi yang terakhir itu aku ga liat si. Selain itu yang lucu adalah para asisten, bodyguard (?), supir, manager, ato apalah pokoknya semua yang satu meja ma dia, (kenapa emang?) Adalah tingkah polahnya yang lebih petakilan daripada SMKUPB, maksudnya, kalo si SMKUPB terlihat kalem, yang lain grasak-grusuk ga jelas. Mulai ada yang sok nerima tilpun mulu, ada yang ngeliatin kanan-kiri, ada juga yang nyerocos mulu ma SMKUPB, yah… makhluk manusia apa pun emang ada di dunia ini hehe..

Oke, enough for my job n printilannya. Well.. seminggu ini hari-hariku terasa…aneh (What?) Yuph! I dunno why but sometimes I feel the day pass fastly, but in other way, it run slowly (Huh?) bukan hanya itu, entahlah aku merasa suatu hari bias sangat padat acara plus agenda yang menyertai, tapi di sisi lain juga kosong dan hampa. Oke, aku bias ngerti kalo pada bingung, karena aku juga lagi bingung hehe.. tapi intinya dalam kebingungan itu aku tetap harus berbuat sesuatu, sesuatu yang membuat aku lebih maju, lebih semangat, n lebih baik daripada sekedar menjalani hidup dan membiarkan waktu berlalu begitu saja… Tapi terus terang, aku ngerasa aneh aja.. sejak lama aku uda punya tujuan hidup, visi, misi, mimpi, rencana, udah ada di benak dan otakku, bahkan beberapa uda tercatat rapi di file dalam hard disk. Hanya saja…entahlah…aku nggak jenuh ko, aku bahkan merasa menikmati hidupku, hari-hariku, pekerjaanku, aktivitasku, semua aku jalanin dengan nikmat dan penuh kesyukuran –Insya Allah– tapi ko aku masih merasa gelisah ya? Aku jadi ingat posting pak Mario –Teguh– yang bilang mengenai kegelisahan kita saat muda, then, after I looking for that post in my disk, I present to all of u, my beloved friends..

Sahabat saya yang baik hatinya,

Kehidupan sering berlaku dengan cara yang sulit kita mengerti maksudnya.

Tetapi, jika hati kita ikhlas,
kita akan segera melihatnya sebagai cara Tuhan untuk menuntun kita menuju jalan yang lurus,
jalan yang diberkati dengan nikmatnya kedamaian, nikmatnya kesejahteraan, dan nikmatnya kewenangan untuk memimpin kehidupan yang bernilai.

Karena ini semua adalah atas kehendak Tuhan, marilah kita belajar untuk lebih patuh.

Tuhan meniupkan mimpi-mimpi yang besar dan keinginan-keinginan yang mulia di hati kita, agar kita gelisah dan gusar dengan belum sesuai-nya kemampuan kita untuk mencapai impian dan keinginan yang besar dan yang tinggi itu.

Dan dalam kegelisahan dan kegusaran itulah Anda akan menjadi pribadi yang lebih bersungguh-sungguh membangun kemampuan yang memantaskan diri bagi impian dan keinginan Anda.

Adik-adik dan anak-anakku terkasih,

Apakah itu yang sedang kalian rasakan?

Saya bisa tersenyum membayangkan kalian mengangguk dalam hati, dan bahkan saya tersenyum dengan keharuan yang dalam - membayangkan hati kalian berada dalam penggorengan seperti itu. Maaf ya? Tetapi itu berarti baik …

Itulah kehidupan. Anda yang sekarang hatinya sedang gundah dan geram, sedih dan gelisah – adalah jiwa yang dikasihi Tuhan, yang sedang berada dalam proses pendewasaan dan penghebatan.

Bersabarlah.

Anda tidak akan disedihkan, tanpa disiapkan kebahagiaan.
Anda tidak akan digalaukan, tanpa dibangunkan kedamaian.
Dan Anda tidak mungkin direndahkan, tanpa disusunkan derajat yang tinggi.

Jika saat membaca ini,
hati Anda melunak dan kelopak mata Anda bergetar lembut –
itu berarti bukan saya lagi yang menganjurkan Anda untuk bersabar.
Itu berarti tangan Tuhan telah bersandar lembut dan anggun di pundak Anda,
dan menepuk dengan penuh kasih – agar hati Anda menemukan keindahan aslinya,
untuk mensyukuri cara-cara Tuhan yang tiada lain hanya akan memuliakan Anda.

Subhanallah.. buat pak Mario, terima kasih doa tulusnya kepada kami, generasi muda Indonesia yang super biadab ini, semoga Allah mengabulkan segera hehehe… And after hear that…semangatku tumbuh kembali, palagi denger kabar hari ini tentang rencana out bound yang awalnya “hanya” 150 orang peserta terus meroket jadi 200 orang peserta. Hmm…rasanya semakin fly n ga sabar menanti hari “itu”. Ya Allah mudahkanlah dan lancarkanlah proyek ini, tapi doa sebelumnya adalah… Ya Allah jadikan proyek out bound ini jadi milik kami, Sciencom, dan bukan milik yang lain. Amiin…

Hmm…ini proyek pertamaku di kantor, langsung 200 orang peserta, dari pegawai biasa ampe –kemungkinan– pak Menteri. Rasanya semakin gelisah n eustress aja nih badan. Jadi inget temen-temen di Semarang, temen-temen RBS, DOBT, n MMK. Honestly I wish I could handle this project with all of you, or at least one of you my bro n my sist… but.. however… this is life…
Wallahu a’lam bi shawab

Luv u All, like before, now, and ever...

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh


This is Life...Just Take It or Runaway

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin.. Matur nuwun Gusti... Terima Kasih Ya Allah.. atas semua nikmat yang Engkau berikan pada Hamba-Mu ini. Shalawat dan salam juga semoga selalu tercurah pada Rosulullah, sang cahaya dan roh zaman bagi umatnya. 

Well, this is my confession, sebenernya uda sejak kemarin mu nulis n update blog. Tapi apalah daya waktu dan kemalasan –yang lebih dominan– membuatku harus “rela” melakukannya sekarang. Lantas pertanyaannya, kenapa hari senin? Karena wiken kemaren aku pindah kos. Dari kamar yang sempit banget, setidaknya buatku, ke kamar yang gedenya yah... kurang lebih seperduapuluh lima lapangan bola, bingung ya? Yah..intinya luas kamarnya representatif buat aku jumpalitan kesana-sini. Ditambah lagi dengan harga yang selisih 85 ribu, aku udah gratis laundry n tempat parkir aman, juga ga nambah listrik berapa pun alat listrik yang aku pake *ngerampok ni ceritanya hehehe*

Terus...now what? Huff...ambil nafas dulu.. ada beberapa hal yang terjadi begitu cepat beberapa hari ini, mulai yang biasa-biasa aja ampe yang dramatis kaya sinetron Indonesia. Kalo yang biasa ya itu tadi, aku pindah kos n lagi seneng-senengnya menikmati kos baru yang lebih luas buat petakilan. Yang kedua mungkin...karena belum banyak permintaan silabus, materi atau promo even SDM di kantor, jadi yaa..untuk mengisi “waktu luang” plus ngusir bosen karena uda kelamaan di depan kompie, aku blogwalking berbagai blog ( blogwalking = liat-liat n baca-baca blog orang lain –sebenernya aku juga baru tau ada istilah kaya gitu– hehe), maunya sih baca blog-blog yang lucu-lucu n konyol-konyol, tapi dari situ aku juga belajar gimana bikin blog kita menarik, enak dilihat...emang sih tentang-rakhmad ga dibikin untuk tujuan komersil, tapi kalo misal ada yang khilaf nawar USD 1 juta aja, pasti langsung bungkus (hehe...ngarep).

Itu cerita yang biasa, sekarang beranjak yang nggak biasa. Apa ya? Hmm..maybe about my job, 1 Juli ini, aku terhitung 3 bulan ngantor di sebuah lembaga pelatihan di jantung kota Jakarta. Yah..banyak hal menyenangkan terjadi, meski ada beberapa yang kurang ajar harus dievaluasi juga (lagi diplomatis ceritanya). Satu peristiwa yang bikin aku tersenyum gimana..gitu adalah kenyataan bahwa sebagai divisi baru, divisi SDM  mengalami bongkar pasang personel kecuali aku. I dunno why, entah kutukan bagi yang pingin nemenin aku ato apaan, yang jelas selama hampir 4 bulan divisi ini berdiri, aku telah 2 kali berganti partner sampe kini sendiri lagi –hikz..– Partnerku yang pertama seseorang bernama M –kepanjangan dari “Male” hehe..maaf ga nyebut nama, kode etik si– sayangnya si M hanya bertahan 3 bulan di kantor, beliau harus meninggalkan kantor karena dianggap gagal pada masa percobaan (probation), yah...dengan tanpa sangat menyesal kami harus dipisahkan oleh takdir, dan takdir itu sempet bikin kantor geger juga sih... Pasangan duetku kemudia “beralih” ke seseorang dengan jenis kelamin wanita, yah...beruntunglah aku dan celakalah dia hehe... Her name’s Ocha –yang ini disebutin ga masalah, ga ada hubungannya ma kode etik– Mba Ocha ini cantik, charming, menyenangkan..tapi sudah ibu-ibu whuahahaha....banyak hati yang patah di kantor mendengarnya.. Namun kembali putusan takdir membuat Ocha juga harus hengkang dari kantor, kali ini bukan karena dia gagal probation, tapi lebih karena alasan keluarga, yah...itu tadi, karena dia ibu-ibu jadi harus lebih mengurusi keluarga daripada ngurusin perusahaan orang lain. Jadi kesimpulannya, kehadiranku di kantor ini tampaknya membuat dua orang harus pergi huahahahahahahaha...hikz *ketawa ala penjahat diiringi linangan air mata halah!*

However this is life... ada banyak hal yang harus kita pilih dalam hidup. Termasuk juga beberapa hal yang sempet bikin aku bosen n down selama di kantor. Bayangin aja, selama 3 bulan ini, sebagai trainer aku belum pegang kelas lagi! Untunglah my bis boss is a kind person. Dari atasan langsung-ku aku jadi tahu kali pak big boss, ingin divisi ini (SDM) semakin maju n running rutin layaknya IT division. Untungnya lagi...aku masih punya beberapa teman yang bisa aku andalkan di kantor yang tetep percaya n support aku. Percayalah temans.. kepercayaan itu bakal takkan sia-sia.. 

Sekarang bola ada di kakiku, tinggal mau shoot on goal atau drible indah dulu sebelum cetak gol, atau malah sia-siain bola indah dari Yang Di Atas. Yeah... this is life.. just take it or runaway...
Wallahu a’lam bi shawab

Luv u All, like before, now, and ever...

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh



Diberdayakan oleh Blogger.