|
Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Wallahualam bi shawab
Luv u All, like before, now, and ever...
Oke, mungkin posting kali ini terdengar seperti diary, yah..mo gimana lagi emang aku lagi pingin cerita tentang sejarah kelam hidupku yang terjadi kemarin. Iyah..aku tau kata "sejarah hidup" terlalu dramatis plus lebay untuk ngomongin pengalaman yang baru terjadi di satu hari sebelum sekarang, however aku pingin berbagi, karena yang namanya sejarah, namanya masa lalu ada peristiwa dan pengalaman yang telah kita lalui, even it was happened in five minutes ago *ngeyel critanya
Cerita berawal ketika Uki, one of my peer, datang ke Jekardah selama beberapa hari. Tentu saja kita yang ada di sini heboh ngajakin kumpul n ketemuan, apalagi sejak menikah dia langsung diboyong suaminya ke Riau, makin pingin lah kita kangen-kangenan bareng. So finally, setelah janjian kanan kiri atas bawah plus sebel n marahan kaya ababil, kita ketemuan di Teras Kota, Serpong.
Setelah lama nggak ketemu, termasuk pas meridnya Uki, memang ada banyak yang berubah gilanya dari Bu Psikolog satu ini. Tapi yang lebih penting dari itu, kita seolah kembali ke jaman kuliah dulu. Becanda bareng, ngakak nggak jelas sama-sama, sampe sesi curhat terselubung. Well, ketemuan dengan teman lama memang 'memaksa' kita berbagi cerita yang telah kita lalui setelah berpisah. Kembali menjalankan roda waktu yang terhenti karena jarak dan keadaan (halah). Kembali menemukan sesuatu yang hilang dari kita, apalagi setelah berkutat dengan pekerjaan dan karier.
Kalo dipikir-pikir, saat itu aku begitu nyaman, n berasa nggak ada beban, udah lupa ma kerjaan yang nggak selesai-selesai di bank asing, nggak keinget lagi ma bos yang nyebelin, pokoknya aku ngerasa, pas ngumpul bareng Uki, Dewo, n Ipan, aku ngerasa seperti nge-recharge energi yang sempat hilang karena kesibukan di ibukota. Padahal bisa dibayangkan dong Sudirman - Serpong itu berapa lama n jauh perjalananya?
Apakah itu artinya aku belum nyaman dengan teman-teman yang sekarang? Sebenernya nggak juga sih, aku nyaman dengan pertemanan itu, tapi mungkin karena pertemanan itu hanya sebatas di kantor, dan tidak berlanjut setelah jam kantor. jadinya ya nggak sedalam saat bersama teman kuliah ato SMA dulu. Yah..harus diakui, aku emang masih manusia masa lalu, tapi setidaknya aku tahu apa yang ingin aku capai di masa depan. Iya kan tante?
"
Teman yang terhanyut arus waktu
mekar mendewasa..masih kusimpan senda tawa kita
kembalilah sahabat lawasku
semarakkan keheningan lubuk
Hingga masih bisa kurangkul kalian
sosok yang mengaliri cawan hidupku
Bilakah kita menangis bersama
tegar melawan tempaan semangatmu itu
oh jingga" "Lembayung Bali" by Saras Dewi Wallahualam bi shawab
Luv u All, like before, now, and ever...











